REACH YOUR DREAM
Menjadi Hidup adalah takdir tetapi untuk menjalani nya adalah pilihan. Hidup yang bermakna adalah hidup yang memiliki tujuan hidup dan hidup yang paling menyedihkan adalah yang tidak memiliki Impian
_Abdi anto -
Apa impian anda setelah lulus kuliah nanti? Pertanyaan seperti i2 selalu saya tanyakan lepada teman2 mahasiswa, tetapai jawaban yang umum yang saya terima sangat ngambang bahkan sangat tidak jelas, misalnya saya ingin menjadi orang berguna bagi nusa dan bangsa, saya ingin menjadi anak yang bebakti kepada kepada orang tua, saya ingin menjadi orang yang berguna bagi masyarakat dan sebagainya.
Pengalaman di atas sungguh sangat ironis dibanding dengan apa yang terjadi dalam hidup orang anak kecil. Cobalah mengingat kembali pengalaman kita waktu kita kecil. Biasanya kita (dan juga anak kecil lain pada umunya) memiliki sebuah impian mengenai masa depan meskipin impian tersebut belum merupakan yang benar2 ingin diwujudkan di kemudian hari.
Beberapa waktu lalu saya melakukan praktek mengajar disebuah sekolah dasar di bandung, saya menemukan fenomen yang menarik ketika mengajar. Anak-anak diminta menulisakan cita-citanya di atas secarik kertas, kemudian kertas kertas tersebut ditempelkan pada sebuah papan yang diletakkan di pintu kelas masuk kelas. Barang kali agar mereka biasa melihatnya setiap hari dan mengingatnya terus menerus. Ada yang menjadi dokter, insinyur, pilot, pramugari hingga yang menjadi arsitek.
Sayangnya, dengan berjalanya waktu dan usia mereka, biasanya impian itumulai memudar bahkan sama sekali tidak memiliki impian apa2. Sungguh menyedihkan! Perusahaan memiliki impian (yang disebut VISI), begitupun dengan dengan organisasi2 non-profit. Biasanya, impian tersbut dirumuskan dengan saNGAt serius karena menyangkut arah yang akandituju kedepan. Namun kenapa kita sendiri tidak meluangkan waktu untuk merancang masa depan kita?
Sebelum membangun sebuah gedung, eorang arsitek akan merancang gedung tersbut dengan sebaik-baiknya. Ada sejumlah waktu yang akan dipergunakan dalam mempersiapkan itu. Kita kerap kali mengatakan hidup kita lebih berharga dari pada gedung yang paling mewah sekalipun. Namun, sudahkah kita menginvestasikan waktu yang cukup untuk merancang hidup kita? Beberapa teman sering mengatakan bahwa mereka lebih memilik hidup yang mengalir. Pilihan seperti itu tidak tepat karena tidak memiliki perencanaan tujuan hidup. Bagaimana kalau ia mengalir ketempat yang salah, misalnya ke selokan atau ke kolam
Menggali Impian
Sabtu, 27 Februari 2010
REACH YOUR DREAM
Labels: REACH YOUR DREAMMENJADIKAN USIA MUDA LEBIH BERARTI
MENJADIKAN USIA MUDA LEBIH BERARTI
Jangan merisaukan burung yang terbang tinggi yang belum pasti Anda dapatkan.” Dan syukurilah apa yang Anda miliki saat ini, jika anda memiliki waktu saat ini yaaa…. Pergunakanlah waktu itu untuk sebaik-baiknya.
Kadang2 dalam kehidupan ini, sering kita mengalami kata seperti ini, “Tahu apa kamu? Kamu ‘kan anak kemarin sore! Saya tahu lebih banyak. Saya lebih banyak makan garam. Bahkan sebelum kamu lahir saya sudah bekerja disini. Kalimat seperti itu sering kita terima sebagai anak muda. Sebagai anak muda yang terkesan kreatif atau agresif ketika menjalani hidup ini.
Ya…… salah kah ini……..? Ya…..
Tergantung dari mana kita melihatnya dan siapa yang melihatnya
Ya memang kita sebagai orang muda harus mengakui bahwa kita perlu lebih giat lagi belajar untuk menjalani hidup ini. Belajar dari pengalaman orang2 yang lebih tua dari kita ini memang sangat besar peranannya untuk perjalanan karier, dan apapun yang kita lakukan, jika kita mengalami seperti apa yang tertulis diatas, kita tidak usah berkecil hati dan berhenti dari ide2, atau gagasan apa yang kita ajukan. Ya…. Kalau menurut saya, kalau sperti ini malah membuat kita semakin berkobar2 untuk melakukan ide2 brilian kita. Belajar dari pengalaman orang yang lebih tua dari kita perlu, karena kita bisa mempelari kegagalan kegagalan apa yang pernah dialami oleh senior kita, sehingga kita tidak mengulangi kesalahan yang dilakukan oleh orang yang lebih tua (senior) dari kita.
Kadang2 kita juga perlu belajar dari merekan dalam rangka untuk mengubah mainset kita yang kadang2 selalu kita berkata kata seperti ini kepada mereka
“Seperti itu kan sudah kuno, yaa….. ini yang trens sekarang n kemudian kita orang muda sering mengindahkan didikan dan nasehat orang yang lebih tua dari kita. Ini memang kenyatan hidup yang perah gua alami…………..
Ya…..memang orang muda seharusnya bijak dalam menyelesaikan persoalan dalam hidupnya.
Menjadikan Usia Muda yang bermakna yang saya maksudkan disini adalah berkarya diusia muda dengan bergantung sepenuhnya dengan kuasa pencipta kita. Ya jika diberikan waktu dan kesempatan untuk berkarya, kenapa tidak…..?
Karena kita tahu bahwa “ segala sesuatu berasal dari DIA dan Oleh DIA, dan kepada DIA: Bagi Dia Kemuliuan Selama-lamanya
Kadang2, sebagai orang muda kita sering menyia-yiakan hidupnya dengan berfoya-foya dan hura-hura, dan tidak memperdulikan masa depan. Apabila ditanya “apa yang Menjadi tujuan Hidupmu? Dan sering orang muda berkata “ Ah…….Itu jangan dipikirkan dulu, masih ada besok.” Dan perkataan itu sering dilontarkan orang muda besok…besok……besok dan akhirnya teralambat…..n jadi orang yang menyia-yiakan masa muda sehingga menjadi orang yang tidak bertanggung jawab dalam hidupnya…….
Kita tahu bahwa orang-orang muda sangat besar perananya dalam kehidupan ini, karena sebagian besar orang mudalah yang memiliki semangat juang yang tinggi, kreatif, inovatif, agresif dan memiliki idealisme yang tinggi.
Orang muda malas, melarat
Orang muda passif, menghancurkan keluarga
Orang muda bodoh, menghancurkan bangsa dan Negara
Kita tau bahwa berdirinya negeri ini di ciptakan oleh para pemuda, bukan orang tua, oleh karena itu kita orang muda,
“SemangaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaT”
Ahhhhhh…. Bagaimana teman2 seperjuangan untuk menjadikan usia mudah lebih bermakna ada tips sebagai berikut.
Waktu yang tepat
Sering saya bertanya pada diri saya pribadi, “Kapan waktu yang paling tepat untuk berbuat sesuatu?”. Sesuatu yang dimaksud adalah perbuatan yang memberikan nilai tambah atau kontribusi positif bagi kehidupan orang lain. Terhadap pertanyaan diatas akhirnya saya jawab sendiri bahwa “ selama kita masih hidup, itulah waktu yang paling tepat. Artinya setiap hari adalah saat yang tepat untuk berbuat baik.
Kita tidak perlu menyesali hari kemarin yang telah berlalu atau terus-menerus merisaukan hari esok yang terkadang masih belum menentu. Ingat pepatah “ Jangan merisaukan burung yang terbang tinggi yang belum pasti Anda dapatkan.” Dan syukurilah apa yang Anda miliki saat ini, jika anda memiliki waktu saat ini yaaa…. Pergunakanlah waktu itu untuk sebaik-baiknya.
Jika kita berpikir belum pada saatnya untuk berbuat sesuatu, itu sama saja artinya menyia-nyiakan waktu yang diberikan Tuhan. Adakah yang bisa menjamin bahwa hari besok kita masih hidup? Hari ini, saat ini, merupakan saar terbaik bagi kita untuk berkarya.
Dengan kata lain, manfaatkanlah semaksimal mungkin setiap kesempatan untuk memberikan nilai tambah. Caranya dimulai dari hal yang sederhana, misalnya: dalam perkuliahan:
1. Membantu teman yang kesulitan untuk megerjakan tugas kuliahnya
2. Mengunjungi teman yang sakit dan menghibur orang yang berduka dan hanya sekedar menberikan senyuman kepada orang yang membutuhkan
3. Apabila suka internet jangan mengerjakan hal yang tidak bermanfaat, tetapi lakukan yang memberikan nilai tambah bagi anda dan orang lain misalnya membuat tulisan di Blog seperti Gua Ini He…he…hee……..
4. Mungkin teman teman sudah temukan yang lainnya………..
Be A Miracle
Kita sering mengharapkan mujizat terjadi dalam kehidupan kita. Harapan seperti itu biasanya akan semakin kuat jika kita sedang dalam masa-masa sulit. Namun, sadarkah kita bahwa dalam hidup ini kitapun bisa menjadi Mujizat-mujizat bagi orang orang yang disekeliling kita? Saya pernah mendengar sebuah nasihat yang sangat baik “ Jadikanlah Lingkungan Sekitarmu Lebih Baik Dengan Menjadikan Dirimu Lebih Baik.” Nasihat ini menganjurkan kita agar memberikan kontribusi positif bagi lingkungan di sekitar kitA.
Mari kita renungkan kata kata dari seseorang yang mau meninggal yang sejak kecil mau mengubah Dunia.
Sewaktu saya masih muda dan merdeka
Dan imajinasi saya tanpa batas
Saya bermimpi untuk mengubah dunia
Sewaktu saya beranjak dewasa
Saya menyadari bahwa dunia tidak akan berubah
Jadi saya memperkecil impian saya
Dan memutuskan untuk mengubah negeri saya
Namun inipun sama saja, kelihatannya tidak akan dapat diubah
Sewaktu usia saya semakin lanjut
Dalam upaya terakhir, saya berkomitmen untuk mengubah keluargaku,
Mereka paling dekat dengan saya
Namun mereka pun tidak berubah.
Dan sekarang, saat ajal di depan mata
Tiba-tiba saya sadari: andaikan Saya mengubah diri saya terlebih dahulu
Saya kemudian menjadi teladan untuk perubahan keluarga saya
Dari inspirasi dan semangat mereka
Saya mungkin saja dapat memperbaiki saya, dan
Siapa tahu, daya bisa saja mengubah dunia.
Kita tidak pernah tahu kapan kita akan dipanggil oleh pemilik Kehidupan. Namun perlu kita sadari, setip hari kita selalu diberikan kesempatan untuk menjadi berkat. Jadikan dunia tempat yang lebih baik dengan menjadikan diri kita lebih baik.
